Remaja yang Kecanduan Narkoba Bisa Dilihat Dari Tanda- Tanda Ini

Remaja yang Kecanduan Narkoba Bisa Dilihat Dari Tanda-tanda Ini

Sama halnya seperti ketergantungan main dadu online,  ​​​​​​narkotika, psikotropika dan obat-obatan terlarang lainnya membawa dampak psikologis yang mampu menghancurkan mental anak beserta masa depannya dan masa depan bangsa ini.

5,7 juta anak-anak di Indonesia adalah pengguna narkoba

Bagaimana tidak? Berdasarkan data yang dilansir dari Komisi Perlindungan Anak atau KPI, disebutkan bahwa pada tahun 2018 dari total 87 juta anak-anak di Indonesia, 5,7 jutanya adalah pengguna narkoba. Angka ini tentu bukan angka yang sedikit mengingat betapa pentingnya anak-anak bagi masa depan bangsa.

Anak-anak pada umumnya telah mengenali narkoba sejak usia 12. Semakin dini mereka melakukan kontak dengan narkoba maka akan semakin tinggi pula kemungkinan mereka akan ketergantungan narkoba di kemudian hari.

Alasan anak terlibat narkoba

Ada beragam faktor yang menyebabkan para remaja terjerumus ke dalam perilaku menyimpang ini. Mereka yang melakukan kontak dengan narkoba sejak dini bisa jadi dampak dari keluarga yang broken home. Bisa pula dari riwayat anggota keluarga yang sudah lebih dulu menjadi pengguna. Lingkungan keluarga yang tidak sehat sangat bisa mempengaruhi seorang anak untuk ‘mencicipi’ narkoba sebagai pelarian.

Faktor lain yang mempengaruhi adalah lingkaran pertemanan anak. Apakah mereka berada pada lingkaran positif atau justru terlibat dalam pergaulan bebas dimana moral sudah menjadi samar-samar. Mulai dari kelahi, membuat onar, tindak kriminal atau pun berjudi meski dengan cara online. Sebab sekarang ini sudah banyak sekali iklan yang menampilkan situs judi nyaris secara bebas di dunia maya. Menjadi ketergantungan main dadu besar kecil online juga bisa membuat anak remaja rela mengkonsumsi obat-obatan terlarang agar terus bisa bermain semalam suntuk.

Ciri-ciri remaja pecandu narkoba

Sebelum terlanjur jauh, ada baiknya kita perlu memgantisipasi lebih dini tentang ciri-ciri remaja yang sudah candu dengan narkoba.

Anak remaja yang diam-diam sudah mulai kecanduan narkoba bisa dilihat dari  penampilan fisiknya berupa matanya yang merah, ukuran pupil tidak normal, sering membasahi bibir, timbul bintik-bintik di sekitar mulut. Terkadang pula, anak remaja yang sudah candu dengan narkoba sering merasa mual dan muntah, tremor dan terdapat bekas luka bakar di daerah jari TU bibir.

Kebiasaan mereka juga bisa menjadi indikasi apakah mereka telah menjadi pecandu narkoba. Misalnya penampilan yang berubah dan terlihat seperti tidak terurus, sering merasa lemas, suka kejang dan tempramental serta menurunnya nafsu makan.

Anak-anak yang sudah menjadi candu juga bisa kehilangan minat untuk berkumpul bersama keluarga. Mereka memiliki kecenderungan untuk mengurung diri dan menghindari kontak mata. Sesekali pula, bolehlah kita cek ke sekolahnya. Apakah anak sering membolos, terlibat kasus, prestasinya menurun atau terdapat gerak-gerik yang aneh.

Jika ditemukan beberapa ciri seperti yang  sudah diuraikan di atas, maka patutlah kita sebagai orang tua untuk bersikap waspada siap mengambil langkah selanjutnya. Jangan sampai kita kecolongan dan anak kehilangan masa depannya karena direnggut narkoba.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*